Renungan Harian

Minggu, 28 Agustus 2016
Minggu Biasa XXII
Sir 3:19-21.30-31; Mzm 68:4-5ac.6-7ab.10.11; Ibr 12:18-19.22-24a; Luk 14:1.7-14

"Barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri akan ditinggikan." (Luk 14,11)

Meskipun istilah yang dipakai dalam bacaan I dan Injil hari ini adalah "merendahkan diri", namun yang dimaksud adalah memiliki kerendahan hati. Kata "kerendahan hati", bahasa Latinnya adalah "humilitas-humilitatis". Kata sifatnya adalah "humus" = rendah hati. Kita tahu bahwa humus adalah bagian tanah yang subur, di mana tanaman bisa tumbuh dan berkembang dengan baik sehingga berbuah banyak. Demikian pula, "humus" dalam diri kita, yakni sikap rendah hati, akan membuat hidup kita menjadi subur. Sebab, orang yang rendah hati selalu terbuka pada rahmat dan karunia Tuhan, tidak pernah mengandalkan diri sendiri. Orang yang rendah hati juga selalu terbuka untuk mendengarkan pendapat, masukan, dan nasihat orang lain. Dengan demikian, kerendahan hati membuat berbagai macam keutamaan hidup yang lain dapat tumbuh dan berkembang dengan subur.

Doa: Tuhan, tolonglah kami dengan rahmat-Mu agar kami mampu menjadi orang yang rendah hati. Amin. -agawpr-